Senin, 22 Juli 2013

lamelame

kepadamu wanita yg entah dimana.
masih ingatkah dg diriku? adik kelas yg ga tau apa2 ttg suatu permasalahan saat itu. menjadikan diriku sebagai pelampiasaan amarah.
apapun yg pernah ku dan kau alami, semoga itu menjadi suatu proses pendewasaan diri . aku memaafkanmu apapun kalimat yg pernah kau ucapkan dan apapun perlakuan yg pernah kau lakukan padaku.
dear ayuk, semoga kau disana selalu berada dalam lindunganNya.

Selasa, 09 Juli 2013

2008

2008, pikiran ku kembali ke tahun 2008.  yaaa, disaat dimana waktu lelaki tua tua masih ada untuk selalu bilang "awas kalo pake celana pendek!".
Lelaki tua itu selalu saja tidak menyukai cucunya yang kalo datang ke rumahnya cuma bawa tangan kosong, dan kalo kami sudah datang kerumah dg celetuknya dia bilang "dem dem balik la galek amon nak meribut bae".
1 juni 2008, entah kenapa waktu itu tibatiba saja aku ingin menjenguknya disana. saat aku sdh tiba aku mendapatkannya duduk merenung di depan rumahnya. beiau sedikit teerkejut melihat kedatangan ku sendiri saat itu, dengan segera dia menyodorkan sebuah potongan kuku, "potongi kuku nek anang y yuk".
batinku, apakah dari tadi dia memikirkan potongan kuku ini? apakah tangannya sudah tidak sanggup menekannya lagi?
yaaa, benar. kuku beliau cukup keras, menggunakan dua tanganku untuk memotongnya.
(Apa semua kuku org yg sdh tua itu keras?)
*entahlah

8 juni 2008, hari itu seluruh keluarga besar kumpul merayakan ulangtahun si nek anang 2 hari lalu (6 juni). tapi seperti biasa beliau masih berada di kebunnya. orang rumah pun sibuk mempersiapkan semuanya.
di tunggu.. di tunggu dan ditunggu, hingga maghrib pun laki2 itu pun tak kunjung pulang, semua orang sibuk mencarinya.
(ya Allah apa yg terjadi?)
saat itu yg menyusul beliau hanya ayah, ibu, dan 3 oom lainnya.
Allahu, ketika mereka mendapatkan keadaan beliau di tempat itu, aku tak sanngup membayangkannya, tergeletak lemah, di mana tubuhnya sudah terbalut dg kotorannya. panjang ceritanya dan aku benar2 tidak sanggup mengingatnya kembali.

Saat ini ya hari ini, hari pertama ramadhan, aku ingin berjumpa, buka puasa bersama, aaaaaa tidak mungkin!!

Aku sanggat merindukanmu, dimanapun engkau berada aku yakin kau pasti mengawasiku, semoga aku terus bisa membuatmu tersenyum dari sini, semoga kelak kita berkumpul disisi terbaik-Nya.

yang tersayang Zainal Marvel.

Senin, 08 Juli 2013

Sepertiga malamku

Akan ku cari namamu dalam sajadah sepertiga malamku "Cinta Dalam Diamku"
haruskah kau tau jika aku mencintaimu? Ku rasa TIDAK! karena cinta itu tak bisa terungkap agar bisa terlihat, ia hanya bisa dirasa dalam hati. Bukan aku tak berani mengurai. tapi aku takut salah dalam menempatkannya. Karena apa yang menurut ku baik, belum tentu baik menurut-Nya. Aku ingin yang terbaik untuk Rabbku. Sebenarnya, acuhku bukan berarti mengabaikanmu, diamku bukan berarti tak mengingatmu, karena aku pun insan biasa. Ada perasaan.. Ada keinginan.. ada harapan.. Namun, aku merasa diri belum pantas untuk itu,biar rasa ini tercipta.. kusimpan disudut hati. Hanya ALLAH saja yang tahu. Ku terbangkan sayap angan ke angkasa, agar nafsu tak menyeretku inginkan cinta, akan ku cari namamu di sepertiga malamku. Aku harap kaulah yang tertulis di Lauh Mahfudz untukku. Jikapun buka, aku percaya Takdir-Nya adalah yang terbaik.